Padamkan Karhutla, Relawan Asal Banjarmasin Meninggal Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026

Relawan pemadam kebakaran kayu bulan Nurdin alias Amang Udin (Foto: palm 21 Banjarmasin)
SUARASUDRA.COM – Perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, kembali memakan korban. Seorang relawan pemadam kebakaran asal Banjarmasin, Nurdin atau yang biasa disapa Amang Udin, meninggal dunia setelah sempat mengalami sesak napas dan nyeri dada saat memadamkan api, Rabu 21 Oktober 2026.
Dilansir dari RRI Banjarmasin, Rahmat, rekan korban, mengatakan Amang Udin tiba-tiba mengalami sesak napas dan mengeluhkan nyeri di bagian dada ketika berada di lokasi kebakaran. “Amang Udin tiba-tiba mengalami sesak napas. Beliau juga mengeluh sakit di bagian dada saat berjibaku memadamkan api,” ujarnya.
Saat kejadian, Amang Udin berada di barisan depan bersama relawan lainnya untuk memadamkan api. Melihat kondisi korban memburuk, rekan-rekannya segera membawa Amang Udin menjauh dari lokasi kebakaran.
“Beliau ada di barisan depan bersama relawan lainnya. Melihat kondisi memburuk kami membawa Amang Udin menjauh dari lokasi kebakaran,” ujarnya.
Sempat mendapat bantuan oksigen, hingga resusitasi jantung paru (RJP) serta pertolongan medis lainnya, namun kondisinya terus menurun. Kondisi Amang Udin semakin memburuk hingga akhirnya kehilangan kesadaran, dan dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah korban dibawa ke rumah duka di kawasan Kayu Bulan, Sungai Andai, Banjarmasin. Kepergian Amang Udin menjadi duka bagi rekan-rekan relawan yang bersama-sama berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Handil Bakti, Barito Kuala.

Berita Terkait